Pencarian Ilmu (Isi langsung tekan "Enter")

Balada Kecoa Dan Radiasi Nuklir

Kecoa yang malang dan hina dina. Kemana pun ia pergi, kehadirannya tak diinginkan, dikejar oleh sepatu bermerek dan gulungan majalah dari satu sudut bumi ke sudut bumi yang lain. Tetapi, sejujurnya, kita harus tetap memuji mereka. Kenapa? Karena mereka bisa bertahan terhadap radiasi ledakan bom nuklir.

Manusia yang terkena radiasi lebih dari 800 REM (REM adalah dosis radiasi yang akan menyebabkan sejumlah tertentu kerusakan pada jaringan mahluk hidup) kemungkinan besar akan meninggal. Sedangkan, bagi kecoa dosis REM sebesar itu tak berarti apa-apa karena dosis REM untuk mematikan kecoa Amerika adalah 67.500 REM dan dibutuhkan 100.000 REM untuk menghentikan langkah kecoa Jerman.

Ada alasan sederhana mengapa kecoa (dan serangga lain) kurang rentan terhadap radiasi dibandingkan manusia (atau mahluk hidup lain), yaitu : Kesederhanaan. Pada dasarmya, semakin kompleks suatu organisme, maka semakin rentan ia terhadap efek radiasi karena semakin banyak susunan kompleks yang menjadi kacau. Selain itu, dengan masa hidup yang pendek, maka kecoa tidak punya cukup waktu untuk mengalami kanker akibat akumulasi paparan radiasi yang diterimanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar