Pencarian Ilmu (Isi langsung tekan "Enter")

Penemu Di Bidang Mesin Dan Elektronik - Bagian B

Bajak

John Deere (1804-1886) adalah seorang pembuat peralatan dari besi dan juga pegawai pabrik dari Illinois. Pada tahun 1837, ia merancang bajak baja putar yang dibuat dari besi tempa pecahan baja yang dapat menggemburkan tanah padat tanpa mogok. Hal ini sangat membantu para petani Great Plains. Bajak ini dikenal pula dengan sebutan Grasshopper Plows. Pada tahun 1855, pabrik John Deere menjual lebih dari 10.000 unit bajak per tahun yang membuatnya menjadi milyarder.

Sebenarnya, penemu sejati bajak adalah Charles Newbold dari Burlingtong County, New Jersey pada tahun 1797. Namun, para petani menganggap bajaknya dapat meracuni tanah.

Kemudian, David Peacock memperoleh hak paten pada tahun 1807 diikuti juga oleh Jehtro Wood, sorang pembuat alat besi dari Scipio, New York pada tahun 1814. Bajak buatannya berupa besi tempa dengan 3 bagian.

William Parlin di Canton, Illinois yang juga tukang besi membuat bajak pada tahun 1842 dengan memakai wagon. Bajak baja dibuat oleh Johl Lane, anak dari Jehtro Wood pada tahun 1868 yaitu bajak soft center (children plough). Bajak dingin ditemukan oleh James Oliver, seorang imigran dari Skotlandia yang baru saja berdiam di South Bend, Indiana. Permukaan bajak terbuat dari baja tempa didinginkan lebih cepat.


Bajak Lompat

Bajak Lompat dibuat oleh Robert dan Clarence Bowyer Smith pada tahun 1876. Bajak ini dapat melompati batu atau sesuatu yang dapat membuat tersandung. Bajak lompat memungkinkan tanah yang kosong untuk diolah.


Barometer


Barometer ditemukan pertama kali oleh Evangelista Torricelli pada tahun 1644. Barometer buatannya menggunakan tabung panjang yang diisi dengan air raksa. Torricelli mengisi tabung gelas setinggi 4 kaki dengan air raksa, lalu membalik tabung tersebut ke sebuah piringan. Beberapa air raksa tidak dapat keluar dari tabung dan Torriceli beranggapan bahwa ruang hampa telah tercipta dalam tabung.


Barometer Aneroid


Seorang ilmuwan Perancis bernama Lucien Vidie menciptakan barometer aneroid pada tahun 1843. Barometer aneroid adalah barometer yang tidak menggunakan air tetapi menggunakan senar.


Baterai

Baterai adalah alat untuk mengubah energi kimia menjadi energi listrik yang memiliki 2 elektroda, yaitu anoda yang bersifat positif dan katoda yang bersifat negatif. Baterai pertama kali diciptakan pada tahun 1800 oleh Alessandro Volta, seorang ahli fisika dari Italia. Kemudian Baterai Thomas Alfa Edison menemukan baterai yang menggunakan elektrolit alkali.


Baterai Kering

Baterai kering adalah hasil pembaruan dari baterai volta yang mempunyai bentuk silinder dari seng. Baterai ini ditemukan oleh George Leclanche (1839-1882), insinyur dari Perancis yang menggunakan elektrolit pasta.


Baterai Isi Ulang

Pada tahun 1859, Raymond Gaston Plante (1834-1889), seorang ahli fisika Perancis, menemukan baterai yang bisa diisi ulang. Baterai tersebut ia buat dari 2 buah piringan yang mudah meleleh yang dihubungkan dengan kawat dan diletakkan dalam elektrolit asam sulfurik.


Bel Pintu

Bel pintu listrik ditemukan oleh Joseph Henry pada tahun 1931.


Blender

Blender ditemukan oleh Stephen Poplawski pada tahun 1922. Ia meletakan pisau putar di dasar wadah saat membuat minuman bersoda. Kemudian, pada tahun 1935, Fred Osius menyempurnakan blender ciptaan Poplawski tersebut sehingga seperti sekarang.


Bola Lampu Listrik

Cahaya Listrik ditemukan pertama kali oleh ahli kimia Inggris yang bernama Humphry Davy dengan menghubungkan dua kawat pada baterai. Pada tahun 1820, Warren De La Rue menambahkan kumparan platinum pada tabung hampa dan mengalirkan listrik ke dalamnya. Desain lampu itu berhasil menyala tetapi kurang efisien karena menggunakan platinum yang harganya mahal. Berikut adalah informasi penemuan lampu listrik :

  • Pada tahun 1835, James Bowman Lindsay mendemonstrasikan sistem cahaya listrik menggunakan bila lampu prototipe.
  • Pada tahun 1854, Heinrich Globel, pembuat jam tangan dari Jerman menemukan bola lampu listrik pertama yang benar. Ia menggunakan filamen dari bambu berkarbon yang diletakkan dalam bola kaca.

  • Pada tahun 1875, Herman Sprengel menemukan pompa hampa merkuri yang memungkinkan pengembangan pembuatan bola lampu listrik.
  • Pada tahun 1878, Sir Joseph Wilson Swan (1828-1914) adalah ahli fisika dari Inggris pertama yang mendapat hak paten karena menemukan bola lampu listrik yang paling lama menyala (13,5 jam). Ia menggunakan filamen serat karbon yang berasal dari kapas.
  • Pada tahun 1879, Thomas Alfa Edison menemukan filament yang dapat dibakar 4 jam. Oa meletakkan filament itu dalam bola lampu rendah oksigen. hingga 1880, Edison mendapat hak paten karrena bola lampu listriknya dapat menyala hingga 1200 jam.
  • Pada tahun 1991, Philips menciptakan bola lampu yang dapat menyala hingga 60.000 jam dengan menggunakan bola lampu berinduksi magnetik.


Bor

Bor pertama muncul pada abad ke-15 dengan nama bor slot. Bor jenis ini masih disimpan di Museum Seni Metropolitan, New York, tetapi sayang penemunya tidak pernah diketahui.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar